Tentang Kita

Potret Keluarga:

Kau sedang memandangi potret lama keluarga kami. Ya, yang di tengah itu sudah jelas kan siapa? Aku. Waktu itu, baru tamat SMP. Lihat rambutku yang berdiri tegak lurus seperti sapu ijuk buatan tukang sapu yang belum tamat kursusnya. Hitam? Ooh, itu dulu. Biasa toh, sering main di bawah matahari. Sekarang coba bandingkan…. Kulit Mariana Renata saja kalah putih! Nah yang di sebelah kiriku itu Addo, sulung di keluarga kami. Manusia paling beku sedunia. Kata Ibu, dia mirip kakek yang sangat suka menghemat kata-kata. Kalau tak perlu sekali, ia tak bicara. Itu pun masih diedit hingga yang terdengar paling-paling hanya lenguhan panjang atau pendek. Namun, jangan tanya isi otaknya. Meski isi kepalaku ini dikuras habis-habisan, tetap tak akan bisa menandingi kerak—sekali lagi hanya kerak—luar kepalanya. Kepandaiannya benar-benar menyinggung perasaanku sebagai adiknya. Di samping kananku, Kanya, kakak perempuanku. Cantik, ya?

Leave a Reply