About

Ini halaman yang berisi aneka tulisan. Kadang ada fotonya, kadang kata-kata semata. Sebagian dibuat berdasarkan catatan di jalan -berangkat dan pulang kantor atau saat plesir bersama anak dan suami, kadang sendiri.  Tak ada niat lain kecuali berbagi rasa. Semoga bermanfaat.

Reda

Bertiga

5 Comments

  1. Dear Mbak Reda,

    Salam kenal, saya Yenni, kenal mbak Reda dari postingan di blog Ardi Wilda. Dan dari situlah saya kenal juga dengan Na Willa. Kita juga pernah berbalas cuitan di twitter.

    Mbak Reda, saya ingin membeli Na Willa. Sesuai saran mbak Reda di twitter waktu itu, saya menghubungi inibuku.com dan satu penjual lain (duh, saya lupa namanya). Keduanya tidak memberikan respon. Saya akhirnya menghubungi POST SANTA. Saya tahu POST SANTA bukan penjual buku secara online, tapi ya saya coba saja. Teman-teman POST SANTA merespon dengan baik sekali, Mbak. Namun, sayang, ternyata stok di sana habis. 🙁

    Mbak, is there still any chance for me to have Na Willa? Apakah mungkin kiranya kalau saya beli dari Mbak Reda langsung?

    Terima kasih banyak, Mbak. 🙂

    All the best,

    Yenni

    • Ada komentar tentang NaWilla, Yen?
      Kalau sempat membuat resensi, kabari ya….
      Rencananya mau saya muat di NaWilla jilid 2 nanti.

      🙂
      Terima kasih dan selamat menikmati hari ini,
      r

  2. Ibu Reda,
    Ternyata Ibu yang menyanyikan SAJAK KECIL TENTANG CINTA?
    Wow, indah sekali.
    Sehat dan bahagia selalu, Ibu.

    anta

    • Betul, Anta.
      Saya diajak oleh Lola Amaria untuk menjadi salah satu pengisi sound track filmnya, Minggu Pagi di Victoria Park.
      Bangga diajak bintang dan sutradara idola.
      Kalau Anta berkenan, silakan cek di YouTube, ada beberapa video buatan Yogi D. Sumule.
      Ketiklah: Di Restoran Ari Reda, Aku Ingin Ari Reda, Akulah Si Telaga Ari Reda.

      Semoga suka.
      Salam dari Jakarta, selamat berpuasa Anta.

  3. Tentu sudah saya lirik beberapa dan juga saya “play.”
    Tadi saya putar trailer filmnya tuk kelas di universitas Amerika.
    Setelah itu saya putar beberapa kali untuk yang “Sajak Kecil Tentang Cinta.”
    Kenapa suara Ibu bisa seperti itu ya? Meraung indah dalam suasana.

    Benar-benar indah,

    anta

Leave a Reply