Category: Notes

Surabaya

  Di sini saya menemukan Farida, Dul, dan Bud. Sahabat-sahabat pertama saya. Kami berkumpul, bermain, setiap ada kesempatan. Tak kenal waktu. Tak kenal tempat. Ibu kami bersahabat juga. Begitu pun…

MERDEKA!

Kenapa berhenti kerja? Memang sudah waktunya pensiun? Masih tiga tahun lagi? Terus kenapa tidak terus bekerja saja? Pertanyaan-pertanyaan itu datang hampir setiap hari sejak saya mengajukan diri untuk tidak lagi…

‘Mong-Omong

Saya punya sepoci teh. Mari kita nikmati bersama di beranda. Mengobrol kita sambil menyambut malam. *** Saya ingat jaman kecil dulu, sebelum sekolah, ada seorang teman yang selalu meneriaki saya Cino…

Ramadan

Saya sedang mati-matian menyelesaikan Na Willa jilid dua. Menjelang bab terakhir, pikiran justru bercabang ke sana ke mari. Dan bukannya menyelesaikan  dengan segera, saya malah membuat tulisan-tulisan lain.  Ini salah satunya.…